Manfaat Shalat Bagi Kesehatan

Manfaat-Shalat-Bagi-Kesehatan-Surabaya-Alpha-Gel-Collagen-Hubungi-0853-3111-7333

Shalat merupakan amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gerakan khas tubuh manusia. Namun, sudah tahukah Anda manfaat masing-masing gerakan?
Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat sebagai gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!
Saat seorang manusia telah cukup syarat untuk mendirikan shalat, sejak itulah ia mulai menelisik makna dan manfaatnya. Sebab shalat diturunkan untuk menyempurnakan fasilitasNya bagi kehidupan manusia. Setelah sekian tahun menjalankan salat, sampai di mana pemahaman Anda mengenainya?

Berikut masing-masing gerakan dan posisi shalat beserta manfaatnya:

Pertama: Takbiratul Ihram

Gerakan: Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di antara dada dan pusar.

Manfaat: Gerakan ini dapat melancarkan aliran darah, getah bening dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen sehingga menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

Kedua: Rukuk

Posisi: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tidak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

Ketiga: I’tidal

Gerakan: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.

Manfaat: I'tidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian sehingga pencernaan menjadi lebih lancar.

Keempat: Sujud

Posisi: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.

Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga dapat menghindarkan diri dari gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

Kelima: Duduk

Posisi: Duduk ada dua macam, yaitu Iftirosy (tahiyyat awal) dan Tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.

Manfaat: Saat Iftirosy, seseorang bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf Nervus Ischiadius. Posisi ini dapat menghindarkan diri dari nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Sedangkan duduk Tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (Urethra), kelenjar kelamin pria (Prostata) dan saluran Vas Deferens. Jika dilakukan dengan benar maka dapat mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada Iffirosy dan Tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak manusia.

Keenam: Salam

Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.

Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

Demikian manfaat shalat bagi kesehatan. Semoga bermanfaat. Salam sehat!